Merdeka !

Coba kita berandai-andai, masa kita sekarang adalah tanggal 10 November 1945 dan kita tinggal dekat hotel yamato surabaya. Atau kita sedang di Tabanan Bali tanggal 20 November 1946 terkepung antara  pilihan mati demi bangsa atau menang merdeka. Atau Kita sedang di Maguwo Jogja tanggal 20 Oktober 1949, pagi-pagi memandang langit, congor merah mengamburkan peluru. Atau kita Sedang di simpang aru kota padang tanggal 27 November 1945.

Kira-kira kita akan bagaimana? Berdiri kokoh menghadang Belanda, atau kabur dari gelanggang pertempuran. Apakah kita akan bersama Bung Tomo melawan kecongkakan Inggris yang di bonceng Nica, bersama Gusti Ngurah Rai berjuang sampai titik darah penghabisan, puputan, mendukung Jendral Sudirman yang dengan satu paru-paru bergerilnya bersama, akan membantu Kolonel Ahmd hosen menyerang para KNIL yang membunuh Bagindo Asiz Chan?

Bayangkan juga, sementara kita berjuang hidup mati mempertahankan Tanah Air kita, satu negara di Syam sana satu hati dan perasaan dengan kita, memberikan pengakuan kemerdekaan pertama kali, mereka membantu perjuangan, baik lansung atau di PBB, sampai kita akhirnya kita  merdeka benar-benar. Meraka adalah Palestina.

Dan, kembali kita saat ini, hari ini 79 tahun sudah kita merdeka, tidak ada lagi desingan peluru, tidak ada lagi suara bom membumi hanguskan, kondisi berkebalikan dengan 79 tahun lalu, Palestina, khsususnya Gaza, saat ini dalam kondisi kita 79 tahun yang lalu. Insya Allah mereka akan kuat seperti kita, insya Allah mereka akan tegar dari terowongan ke ketorowongan seperti Jendral Sudirman bergerilya dari hutan ke hutan. Insya Allah mereka kuat sampai akhir darah seperti Kolonel Ngurah Rai, demi kemerdekaan tanah air mereka.

Dan Insya Allah, kelak, semoga kita masih bisa menyaksikan, terowongan-terowongan diperut Gaza,  akan seperti “lobang Jepang” di Bukittingi, jadi tempat wisata sejarah yang baik buat anak cucu kita belajar, bahwa perjuangan adalah keniscayaan untuk meraih kemerdekaan.

Merdeka !!!

Bogor, 17 Agustus 1945 #Merdeka79.

Leave a comment