Laki dan yang ke-8

17 June 2018 Leave a comment

Adek ke-8

Siapa nama mu boy…?

7 kakak mu menunggu, sepertinya harus panjang agar semua mau terlingkupi. Mau ayahmu, ibu mu dan maunya takdir hari lahirmu..

Kau hadir diujung gema takbir 1 Syawal 1439H dan disaat saudara2 sedarahmu sedang menjalin silaturahim yang hangat. 7 kakak mu sumbringah melihat dan memperkirakan kau yang akan jadi terganteng. 3 abang mu sudah ancang2 jurus harimau kalau kau nanti kenyataan yang tercelak.. 😊 kau ditunggu berpuluh2 hati yang menyayangimu dengan sabar dan dengan dada membuncah dek.. Read more…

Advertisements

Eid Mubarak 1439H dari Lap. Santoso Kepahiang, Bengkulu

15 June 2018 Leave a comment

Lapangan Santoso Kepahiang

Tahun ini jatah berlebaran di tanah kelahiran Mama anak2. Kami memang menjatahkan perayaan Ied fitri bergantian setiap tahun, tahun lalu di kampung halaman saya dan tahun ini di Kepahiang Bengkulu, tanah tumbuh mama Fathi Feyka dan Ziyad, semua keluarga berkumpul.

Pagi ini susasana cuaca berawan, agak telat datang ke Lapangan sehingga ketinggalan info nama khatip Ied Fitri.

Allahuakbar..

Dalam khutbah Ied Fitri, khatib menggaris bawahi isi khutbah dengan pesan2 naratif dan pengulangan kaji. Read more…

Bukber Purna Pramuka Unand 2018

Tahun ini rentang waktu bulan Ramadhan terasa agak sedikit sempit, mulai pertengahan Mei dan awal Juni sudah libur panjang lebaran. Mengakibatkan pengaturan buka puasa bersama yang jadi rutinitas penjaga silaturahmi setiap Ramadhan juga agak sedikit terburu2.

Tetapi walaupun begitu, karena kerinduan dan keinginan kuat menjaga hati dengan silaturahmi, Purna Pramuka Unand lintas generasi area Jabodetabek dapat menyelenggarakan Buka Puasa bersama hari Sabtu, 26 May 2018 di Taman Cimanggu Bogor, dengan waktu penyebaran informasi yang mepet alhamdullillah 15 orang alumni masih berkesempatan hadir. Read more…

Tanya dari kawan..

Lurus

Ditengah isu teroris yg sedang mencuat, seorang sahabat dari negara tak beragama dan dia mengaku tidak beragama bertanya..”Siapa sebenarnya muslim yg disebut pertengahan?”. Saya balik bertanya “Dari mana kau tau istilah itu kawan? Islam itu sebenarnya satu dan memang pertengahan itulah rohnya Islam, tidak ada islam2 yg lain”, “Saya mengikuti narasi2 dinegara kalian friend, yg jelas sekali pertentangannya,saya tertarik” ujarnya lebih lanjut.

“Tidak ke kiri dan tidak kekanan” jawab saya singkat. “Tau saya kalau itu, sebut contoh” ujarnya lagi sambil senyum. “Ok saya jawab apa yg saya pahami ya” saya respon dengan senyum juga.

“Disaat kafir Quraish menawarkan fifty2 untuk ibadah, beliau tetap di tengah, agamamu untukmu dan agamaku untukku, disaat beliu dihina dan dicaci bahkan dilempar kotoran dan batu beliau tetap berdoa semoga anak cucu mereka beriman, tapi beliau memvonis mati Abdullah bin Khaththal yg murtad..itulah Muhammad sebagai acuan umat islam untuk selalu ditengah, dijalur” saya berhenti menarik nafas Read more…

Mama dan Nak bujang part-3: Cerita tentang nama kami.

20 April 2018 Leave a comment

Trio

Saya lahir 1981, adek yang kedua 1983, yang bungsu 1984, kata mama kalau umur papa  panjang, mungkin akan satu kesebelasan.. 😀 yang sebenarnya itu juga cita-cita saya untuk bisa punya banyak anak, asyik kali, rame.. Tapi tidak kesampaian. 😊

Cerita mama, saya lahir melalui dukun beranak, hari Jumat jam 1 siang, nama bu dukun saya lupa, salah satu dukun tokcer di kampung saya masa itu. Belum ada bidan tahun segitu di kampung kami, apalagi dokter kandungan. Saya lahir benar-benar sesuai cerita melahirkan ibu masa lalu, penuh darah dan mempertaruhkan satu nyawa yang beliau punya, perjuangan 2 hari dengan sakit yang amat sangat hilang seketika setelah tau yang hadir seganteng Papanya.. 😀 Read more…

Categories: Mama&Nak Bujang

Sembilan..

31 March 2018 Leave a comment

A leader..

Sekolahnya mengaplikasikan kurikulum leader in me, 7 habbit diramu dalam nilai keseharian Islami.. As a leader tumbuh alami, pernah jadi leader of class dan selalu masuk dalam jajaran leader di ibnu batutah, 3A kelasnya..tidak hebat matematika tapi suka sekali dengan english dan Alhamdulillah lagi perjuangan untuk tasmi’ jus 30 di April ini. Kelas tiga mau kelas empat, sembilan tahun kini.. Seumur dengan pohon jambu “paraweh” yg tumbuh subur didepan rumah.
Dia yang dulu dibawa merah ke kota hujan, kini tumbuh dan terus tumbuh. Sudah bisa jadi teman diskusi yanda dan mamanya. Walau “umbukan” yanda untuk sekolah nanti di Padang Panjang masih belum berhasil… ☺ Read more…

Sinergi Kampus dan Alumni, IAP Jakarta Jabar Banten 10 Maret 2018

11 March 2018 Leave a comment

Sinergi Kampus dan Alumni

Direktur Politeknik Negeri Padang yang baru terpilih dalam pemilihan direktur awal tahun ini, Bpk Surfa Yondri, St, SST, MsC, yang lebih dikenal dengan panggilan akrab Pak Boyon melakukan gebrakan dan terobosan komunikasi dengan para alumni dalam rangka sinergi antara kampus dan alumni guna pengembangan kurikulum sebagai salah satu langkah untuk membawa Politeknik Negeri Padang pada status Akreditasi A. Programnya adalah berkomunikasi “jemput bola” dengan Alumni dengan membawa semua ketua jurusan di Politeknik untuk mendengarkan lansung masukan-masukan dari alumni di berbagai daerah. Minggu lalu di IAP Pekan baru dan minggu ini di IAP Jakarta Jabar Banten.

Permintaan Direktur ini di sambut antusias oleh kepengurusan IAP Jakarta Jabar Banten 2017 – 2021, Ketua Umum Sdr Abrar Wijaya yang akrab di panggil Abe dan Ketua Harian Sdr Yoga lansung menyusun rencana kilat untuk mensukseskan acara ini. Kuota ruangan yang hanya bisa menampung maksimal 70 orang alumni dengan cepat terpenuhi, beberapa alumni yang tidak mendapatkan kursi terpaksa berbesar hati untuk menitipkan aspirasi kepada yang sudah terdaftar duluan. Read more…

Layaknya Ainun..

28 February 2018 Leave a comment

Layaknya ainun…

Semakin matang dan semakin mendalam hujamnya kedalam jiwa layaknya Ainun bagi Habibie. Dia yang dulu gadis pujian banyak pujaan, kini menjelma jadi wanita matang penenang dan pelindung hati  2 lelaki dan 2 wanita di istananya. Waktu untuk itu sebentar saja rasanya..

Read more…

Mama dan Nak bujang part-2: Kisah muda mama

6 January 2018 Leave a comment

Mama remaja..

Mama sebenarnya lahir tahun 1950, sama dengan Papa, cuma karena telat masuk sekolah tahun lahir dimundurkan  ke tahun 1953.

Mama juga lahir dan besar di kampung yang sama dengan saya lahir dan tumbuh, kami berakar berurat di nagari yang subur ini. Diminangkabau jalur kekerabatan itu dari garis ibu, kami hidup bersuku-suku yang jika dirunut akan sampai ke cerita asal muasal Minangkabau.. ☺.  Kalau dilihat dari harta pusako tinggi, berupa tanah lahan pertanian, atau lahan rumah gadang, yaitu lahan yang dibuka lansung oleh orang tua-tua dulu, mamak, datuak dari jalur ibu kemudian turun temurun diwariskan ke anak perempuan didalam suku sampai ke jaman now. Suku kami cukup berada dan terpandang.  Read more…

Categories: Mama&Nak Bujang

Mama dan Nak bujang – Part 1: Prolog

23 December 2017 Leave a comment

Oma & Fa..

Perjuangan dan kasih seorang ibu..tak bertepi..

Saya mencoba merangkum perjalanan kasih saya dengan Mama sepanjang saya mengingat dan merasa, dengan satu goal nantinya, Mama berpola fikir seperti apa..dimasanya dan diakhir hidupnya, untuk kami jadikan pelajaran mengarungi kehidupan ini kedepan..

Saya lahir tahun 1981 dan dibesarkan di tengah hutan pedalaman kabupaten solok, Sumatera Barat, tempat Kolonel Ahmad Hosen melarikan diri pada saat PRRI dulu, saya masih ingat masa kecil saya dikampung itu baru ada  “kudo beban” sebagai sarana transportasi kebutuhan pokok, TV hitam putih dilapangan kantor wali nagari jadi hiburan luar biasa pada waktu itu..saya tumbuh dengan memelihara ayam, kesawah tanam padi, ambil manggis dan mangga, nunggu jatuh duren..layaknya kehidupan dipedalaman..

Roda kehidupan selayaknya anak daerah terisolir juga dilalui dengan kondisi yang sesuai pada masa itu.. pagi hanya cuci muka, berangkat sekolah.. di kampung pada waktu itu baru ada SD..”keluar main” (jam istirahat) suka-suka, habis dengan main volley bola plastik.. Siang pulang sekolah, main disungai, mancing, main volley bola plastic satu-satunya olah raga yang bisa dilakukan, karena tidak ada lapangan luas yang bisa untuk sepak bola atau yang lainnya..magrib mengaji di surau sampai isya, habis itu tak ada lagi yang berani keluar rumah, takut di bawa hantu “aru-aru”..tidak ada listrik, hanya lampu strongkeng dan lampu teplok.. Read more…

Categories: Mama&Nak Bujang