Mama dan nak bujang Part-32: bersepeda solok-singkarak

Saya sama besar dan sama tumbuh dengan sepupu saya anak Mak Tuo kakak Papa, kami sama-sama panggil Boi dari dulu sejak masih nyilam di lubuak pacah, sama-sama sunat ke Pak Tuo Dalim (alm) sampai sekolah SMP pun sama di Solok. Desrizal, Papa panggil dia ii akong, panggilan itu melekat bagi orang kampung. Rupanya itu doa,…

Enam tahun BZ

Tingginya sudah 117 cm, sedikit lagi sama dengan uninya yang kelas empat SD. Baru akan selesai TK B yang ke sekolah hanya diujung-ujung setelah hampir selesai, tahun depan sudah “certified” untuk masuk SD. Pecinta play hard dan study hard. Yap, 6 tahun BZ, Bang Ziyad, hanya satu parameter psikologi yang masih di bawah standar untuk…

Mengarahkan fikiran

Fikiran atau cara pandang atau world view sangat tergantung pada informasi yang masuk melalui penglihatan kemudian akan di proses di otak dan jadi memori. Memori itulah yang menjadi cara pandang kita terhadap sesuatu. Cara pandang bisa diubah, mudah dibentuk karna itu adalah science, nama ilmunya psikologi. Makanya tidak heran kita, dulu kita kenal kolega kita…

Mama dan nak bujang Part-31: menempatkan diri

Kelas 2 SMP, bergabung dengan para juara, tertinggal dua “tiang”, ini istilah balapan jalanan, maksudnya ketinggalan 2 tiang listrik, kalau jarak tiang listrik 25 m, ya ketinggalan 50 meter dan itu jauh. Karna itu saya secara sadar harus bisa menempatkan diri, bergabung pada rombongan depan atau pasrah tetap ketinggalan gerbong. Kelas kami waktu itu khusus…