
Merdeka atau mati !, kisah perjuangan rakyat Indonesia lepas dari penjajah sudah mahfum kita, sangat banyak darah pahlawan terumbah demi kemerdekaan negeri ini, untuk mereka? bukan, untuk kita yang hidup setelah mereka. Cara kita bersyukur terhadap pengorbanan mereka adalah dengan berdiri tegak di sisi kebenaran dan perjuangan seperti yang mereka usahakan sampai darah penghabisan.
Hari ini dunia kembali di pertontonkan seorang pejuang untuk kebebasan bangsanya, tanah airnya, berjuang dengan tegar dan terhormat sampai syahid seperti yang beliau cita-citakan. “Piala terbesarku kalau aku dibunuh dalam perang” begitu kata beliau sang pahlawan. Komandan Yahya Sinwar, selamat jalan, “gugur satu tumbuh seribu”, Indonesia menjadi contoh dan Palestina menjadi cermin kita saat ini.
Kita tidak sedih, dada kita mengembang melihat akhir sang pejuang. Berdiri disisi rakyat Palestina adalah cara kita bersyukur dan berterima kasih pada para pendahulu kita.
“mereka tidak mati, tapi hidup disisi Allah.
Jumat, 18 Oktober 2024 #selamatJalanPejuang #komandanSinwar