
Kelas 3, lagi seperti layaknya laki-laki dia, entusias ke olah raga, taekwondo sabuk hijau, futsal pun serius masuk club dan games “Jadi insinyur sabuk hitam taekwondo, hebat futsal dan pro gamer”, jawabanya kalau ditanya apa cita-cita. 9 tahun hari ini si bujang mama, Allif Ziyadinniam Panne, “anugrah nikmat tak terhingga untuk keluarga panne”, kami memaknai namanya.
Dia jadi “raja” dirumah, memang dijadikan begitu. Lelaki perlu dibiasakan untuk menjadi yang terdepan, mulai latihannya di rumah sendiri. Raja yang melangkonis. Rambut tidak mau di potong, “biar kriting yanda”, sudah mulai punya patron sendiri. Kulit mulai menggelap karena banyak main dibawah matahari.
Beberapa sifat mulai plek plek sama yandanya, tidak mau disalahkan karnanya selalu ikut rule dan aturan. Punya cara fikir dan cara tampil sendiri yang tidak ikut-ikutan, mamanya yang suka bucin kalau dia sudah mulai nyerempet aktifitas laki beresiko, cuma bedanya dia agak lebih lelaki dari yandanya saat seumuran, suka sekali sparing kyorugi, dulu seumuran dia yandanya lebih memilih jurus dari pada bertarung.
Sudah hampir selesai juz 30, semoga tasmi’ kelas 3 ini, bisa 2 atau 3 juz tamat SD. Masih rutin jadi leader di sekolahnya, “sekarang leader of read yanda, ngajakin teman-teman ke perpus”, saat ditanya jadi apa. Akademik sejauh ini juga masih ok, rata-rata atas pa. Sekolah mungkin sebagian besar aspek yang membentuk dia seperti saat ini, hal yang sama juga kejadian pada uni-uninya, sekolah dan lingkungannya membentuk karakter anak kita. Tentu rumah juga, cuma kalau dari sisi waktu sekolahlah tempat dia 14 jam menjalani hari-hari, pulang jam 3, ngaji jam 4 sampai magrib, praktis hanya 1 jam pagi dan 2 jam malam kebersamaan dengan rumah.
Perlu untuk menyiapkan prime time dengan anak, salah satunya 30 menit perjalanan rumah ke sekolah di pagi hari, banyak cerita yang bisa keluar disana. “Yanda, iyad dapat kesempatan ikut turnamen bulan depan”, “yanda, kemaren sabtu iyad ngegolin”, “Miakel sih lawan yang berat, tapi Iyad bisa kalahin kok”, “yanda, beliin sepatu futsal lagi dong, yang sekarang driblenya kurang enak”, “yanda janji -janji doang, dari Iyad ulang tahun ke 6, mau diajak naik gunung, sampai sekarang belum juga”, “umay, Fati, ranging, tapi semua teman sih dekat sama iyad”, dan berbagai celotehan lainnya di prime time itu, termasuk debat dengan uninya, satu fasa yang tidak akan terulang seiring dia tumbuh.
Tumbuh terus bang, ya, kita cari waktu naik gunung gede pangarango ya. Jadi lelaki dan jadi anak mama seutuhnya, laki-laki itu milik mama sampai kapanpun.
Citeureup, 14 November 2034 #9tahunBZ