Papa Buya berpulang..

Papa Buya

Innalillahiwainnailaihiraji’un.. Semoga Allah akhirkan Papa Buya dengan akhir yang baik, husnul khotimah. Pagi ini 5.30 WIB, dapat kabar duka, papa suami adik saya yang paling kecil, yang kami biasa panggil Buya, menggenapkan langkah beliau, sangat cepat sejak pertama kali terdeteksi kanker stadium 4, sebulan lalu. Belum sempat di kemo, pagi ini di RSUD Kota Solok.

Papa buya orang tua yang baik, terakhir ketemu pulang lebaran 2019 lalu. Sudah menjadi “penambah” papa buat mami Kori, juga sekalian pengganti mama yang berpulang sebulan pas sebelum mami Kori dan Buya menikah. Dengan saya karena berjauhan memang belum banyak bercerita, tetapi sekali ketemu rasanya juga sama, pengganti orang tua. Kami adek beradik memang tidak merasakan tumbuh di dampingi papa sejak kecil, karena papa berpulang saat kami semua belum bisa mengingat dengan jelas semua kenangan. Papa buya, jadi sosok itu beberapa tahun ini.

Semoga sakit papa buya menjadi pembersih semua dosa, menghadap kembali padaNYA dengan suci, diampunkan segala dosa, dilapangkan kuburnya. Bagi Buya dan mami, insya Allah nak rang sudah menjalankan birrulwalidain, berbalas surga, sempat merawat orang tua adalah nikmat tak terkira, sampai akhir. Usaha kita yang dinilai Allah SWT, soal umur adalah rahasianya. Ikhlaskan papa. Papa pulang di hari baik.

Bagi handai tolan, kerap kerabat yang sempat kenal dengan orang tua kami, mohon doakan dan mohon maafkan kalau ada kekilafan, kepada manusia meminta maaf, kepada Allah meminta ampun..

Soka 2, Jum’at, 9 Juni 2023.

Leave a comment