Mama dan nak bujang Part-48: latihan pramuka terakhir

Pasukan Elang LT 3 SMP 1 Solok, 1994

Jadi kakak ter-senior di gudep SMP 1 Solok adalah sesuatu, mau tidak mau harus tampil. Pun termasuk latihan terakhir sebelum ujian Ebtanas SMP, di paksakan untuk ikut, di buper pulau belibis dan lapangan pacuan kuda ampang kualo untuk persiapan seleksi peserta Jamnas 1996 tingkat kota solok.

Adek-adek junior yang aktif, Novel yang anak pejabat PU, Alexander arbi yang anak polisi, Melli sang bintang pramuka SMP 1, Agnes yang energik, ada puluhan lagi tapi hanya ingat yang itu. PBB dan smapore, menjadi materi latihan terakhir, masih ingat, karena prakteknya dari seberang ke seberang pulau belibis.

Sayang sekali saya mengubur niat untuk bisa ikut Jamnas 1996, bukan hanya karena sudah kelas tiga menjelang ebtanas, tapi juga karena biayanya serasa tak kan mampu mama bayar, meskipun kalau saya beritahu, mati-matian mama pasti akan usahakan, cuma saya realistis waktu itu, sebentar lagi tamat dan akan masuk sekolah menengah atas lagi, tentu perlu biaya juga. Akhirnya semangat jadi pelatih agar ada perwakilan jamnas dari SMP 1.

Jadi walaupun aktif di Pramuka penggalang SMP dan Kota Solok, saya kurang beruntung, LT 3 kalah oleh SMP 2, tidak jadi ke tingkat daerah LT 4.. Jamnas pun tidak bisa ikut terbentur realitas. Praktis hanya giat tingkat kota yang saya ikut, mimpi untuk bisa melihat ibu kota provinsi dan ibu kota negara, belum kesampaian.

Latihan terakhir ini sekaligus ajang untuk saya undur diri di Gudep SMP 1 Solok. Karena sekolah menengah atas saya sudah putuskan tidak di kota solok lagi.

Bogor, 13 Ramadhan 1445H / 23 Maret 2024 #Gudep #ramadhanKareem

Leave a comment