Suriah dan Palestina

Damascus jatuh.
Sumber: Al-Jazeera

Tidak bisa tidak menulis tentang kondisi terkini di Suriah. 2011 saya ingat betul bagaimana revolusi di mulai di Suriah, satu anak sekolah menulis di dinding kota Hama, “dokter, kini saatnya kamu”, tujuan ke Bashar Assad, anak tersebut ditangkap dan dipulangkan tanpa nyawa. Mulailah demonstrasi damai di seantero Suriah, yang di tanggapi rezim Assad dengan kekerasan militer. Akhirnya demonstrasi damai lambat Laun berubah menjadi pemberontakan bersenjata.

Kita juga tau, 2012 pihak oposisi sudah hampir selangkah lagi menguasai Damascus, tetapi Rusia, Iran dan milisi Syiah termasuk Hasbullah masuk membantu Assad. Kondisi berbalik, pihak oposisi dipukul mundur sampai ke perbatasan Turki. Berita yang berkembang 500.000 warga Suriah meninggal di bunuh bom-bom sukoi Rusia dan ganasnya milisi Syiah. Oposisi kalah.

Saya juga mengikuti laporan-laporan lansung orang-orang Indonesia yang terjun lansung ke Suriah sebagai relawan kemanusiaan, salah satunya Ust Insanul Faruqi, yang rutin mengabarkan kondisi terkini saat itu, mulai dari menangnya oposisi sampai terpojok dan kalah.

Rupanya oposisi membentuk kekuatan pelan-pelan, dan 10 tahun berlalu. Hari ini, Minggu 8 Desember 2024, dari medsos kita mengetahui Damaskus has fallen, Assad terusir, oposisi dan masyarakat Suriah bersuka cita menguasai ibukota dengan damai, seperti Fathu Makkah, kata sebagian pengamat, oposisi membawa warna baru, tidak balas dendam, perang beradap seperti perjuang Palestina di Gaza, perang dengan nilai-nilai panduan Islam. Bahkan Perdana Menteri pun dibiarkan untuk tetap menjalankan pemerintahan sampai penyerahan kekuasaan secara damai. Eforia kemenangan di seantero Suriah, dukungan rakyat adalah fakto utama kemenangan oposisi. 

Saya, kita semua bangsa Indonesia selayaknya selalu berdiri di bagian benar sejarah, karena kita bangsa pejuang dan merebut kemerdekaan dengan perjuangan panjang, kemerdekaan segala bangsa adalah konstitusi kita, semoga dimanapun yang tertindas di beri jalan untuk kemerdekaan, Palestina, Suriah, Uighur, dll termasuk Ukraina sekalipun.

Damascus jalan menuju Al Quds, sejarah semoga berulang, selayaknya dulu Salahuddin Al Ayyubi membebaskan Quds dengan awal pembebasan Damaskus.

Insya Allah. Amin

Aeon Sentul, 9 Desember 2024 #SuriahPalestina #pejuangBukanTeroris.

Leave a comment