Catatan Umrah Mandiri

Ka’bah dari tawaf lantai 2

Menurut kami, paling banyak rombongan untuk umrah mandiri satu keluarga kecil, yang sudah biasa melakukan perjalanan bersama, 5 orang la, lebih dari itu akan lebih repot. Paling bagus ya berdua.

Umrah mandiri fokusnya ibadah di 2 masjid haram, itu menurut kami, karena kalau ada jadwal lain, agak lebih upayanya, karena semuanya sendiri.

Umrah mandiri lebih murah? Menurut kami tidak juga, kalau mau ibadah lebih nyaman, ya hotel harus dekat masjid, dan itu tidak murah. Penerbangan mungkin bisa di upayakan lebih murah, karena sama saja di pesawat kita juga tidak ngapa-ngapain. Tapi kalau hotel lebih dari 500 meter dari masjid, dan di musim ekstrim baik panas maupun dingin, kenyamanan pasti jadi issue.

Lebih dari 5 orang yang paling masalah adalah makan, pasti rame dan antri. Kalau transport, okelah, termasuk kereta cepat tidak masalah.

Paling tidak bisa bahasa inggris, atau lebih baik dalam rombongan ada yang bisa bahasa arab. Tapi ada juga kadang bahasa Indonesia lebih berguna, terutama nawar oleh-oleh, bisa bahasa kita semua tu toko-toko arab 😊.

Gunakan sepatu untuk tawaf atau pulang pergi ke masjid, kalau bisa sepatu proper untuk olahraga jalan kaki. Suer sangat berpengaruh, sekali tawaf lantai 1 atau 2 itu 5 km, bisa cedera betis atau engkel kalau alas kaki tidak bagus. Saya kehilangan separo kuku jempol kaki yang saya sadar setelah sampai di rumah,  karena hanya pakai sandal gunung, kuku selalu terpapar panas 43°, keropos.

Boleh pakai sendal/sepatu kedalam masjid? Boleh, yg tidak boleh hanya ke tempat shalat.

Payung dan kaca mata hitam jangan lupa, jangan sampai mata iritasi, akan menjalar ke daya tahan tubuh.

Tidak perlu bawa Real, kartu Indonesia berlogo visa atau master card bisa ambil uang di ATM Saudi, lebih murah lagi kurs nya. Apalagi sekarang bayar-bayar juga bisa pakai kartu semua. Yang penting isinya saja. 😊

Satu porsi makan 20-35 real (Rp. 80-150ribu) , ingat satu porsi Saudi cukup untuk 2-3 orang porsi kita, jangan kemaruk ikut nafsu pesannya satu-satu, kembung nanti.

Pakai careem (gojeknya) Saudi untuk transportasi, lebih efisien. Tapi pastikan lihat peta untuk posisi jemput dan turun, kalau salah bisa mutar-mutar, diturunkan di jalan kita.

Untuk yang tidak suka antri lama-lama, sarannya tidak usah pakai penerbangan Saudi Air, pasti rame, antriannya lumayan. Bisa pakai Garuda atau Qatar Air.

Terakhir, pastikan tidak ada masalah dengan visa, hotel dan tiket transportasi, umrah mandiri kurang perlindungan, kalau masalah, kita sendiri yang tanggung dan selesaikan.

Bogor, 5 September 2025 #CatatanUmrah.

Leave a comment