
Dalam tafsir surat Al Isra’ ayat 24, yang berisikan Bhakti pada orang tua. Ibn Katsir mengetengahkan sebuah hadis dari Imam Ahmad.
Beliau mengatakan, telah menceritakan kepada kami Yunus, telah menceritakan kepada kami Muhammad, telah menceritakan kepada kami Abdur Rahman ibnul Gasil, telah menceritakan kepada kami Usaid ibnu Ali, dari ayahnya, dari Abu Ubaid, dari Abu Usail (yaitu Malik ibnu Rabi’ah As-Sa’idi) yang menceritakan, “Ketika saya sedang duduk di hadapan Rasulullah S.A.W, tiba-tiba datanglah seorang lelaki dari kalangan Ansar. Lalu lelaki itu bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah masih ada jalan bagiku untuk berbakti kepada kedua orang tuaku sepeninggal keduanya?” Rasulullah S.A.W menjawab:
“Ya, masih ada empat perkara, yaitu memohonkan rahmat bagi keduanya, memohonkan ampunan bagi keduanya, melaksanakan wasiat keduanya, dan menghormati teman- teman keduanya serta bersilaturahmi kepada orang yang tiada hubungan silaturahmi denganmu kecuali melalui kedua orang tuamu. Hal itulah yang masih tersisa bagimu sebagai jalan baktimu kepada kedua orang tuamu sesudah mereka tiada.”
Imam Abu Daud dan Imam Ibnu Majah meriwayatkannya melaui hadis Abdur Rahman ibnu Sulaiman (yaitu Ibnul Gasil) dengan sanad yang sama.
Semoga kita bisa berbakti kepada orang tua tanpa ujung, sampai kelak Allah SWT mengumpulkan kita bersama di Firdaus ya.
Bogor, 21 Oktober 2025 #HariLahirOma