Persia vs Yahudi

Taufan Al Aqsa mengembalikan Palestina ke pusaran dunia.

Malam ke #14 Ramadhan 1447 H, juga hari ke#4  serangan penjajah dan herdernya ke Iran, kita sudah tau apa yang terjadi. Balas membalas serangan, tidak hanya Teheran dan Palestina terjajah yang membara tapi juga timur tengah terkena Impak, sebentar lagi seluruh dunia akan bergetar, berhentinya penerbangan di Doha dan Dubai artinya stop hampir separo connecting dunia, Utara ke ke selatan, barat ke timur terhenti.

Bagaimana kita harus bersikap? Syiah dan Yahudi berperang, tapi Arab yang merana. Ini perang, serangan ke negara berdaulat kita Indonesia wajib untuk berada di sisi yang di serang, konsitusi mengatakan itu. Kita juga tau, respon para pejuang di tanah palestina bulat di sisi Iran, sewajarnyalah sikap pejuang itu menjadi referensi bagi kita, apalah kita di bandingkan mereka yang telah habis segalanya.

Kita berharap, semoga dunia Arab tidak termakan dan masuk ke startegi penjajah dan herdernya dengan ikut serta menyerang Iran dan semoga juga Iran tetap pada apa yang tampak dan sampai kabarnya pada kita saat ini, serangan terbatas pada pangkalan -pangkalan militer herder di negara mereka. Karena kalau tidak, Impak yang terasa lansung adalah terpendingnya perjalanan umrah.

Tapi walaupun kita disisi Iran sebagai negara, bukan berarti kita jadi mengafirmasi Syiah, biarlah Syiah tetap dengan keyakinan mereka yang berbeda pokok dengan pemahaman ahlu Sunnah, ad-din tetap ad-din, seperti yang diperlihatkan oleh Assyahid Ismael Haneyah, karena memang Iran-lah yang secara militer bisa memberikan bantuan pada pejuang, harus di jaga hubungannya. Tapi dalam shalat dan ibadah tetap sendiri-sendiri.

Kehancuran Palestina terjajah yang saat ini satu-satunya hanya bisa di lakukan Iran, perlu kita rayakan, seperti halnya saudara kita di Palestina bergembira, walaupun mereka masih dalam hari-hari di bom tanpa henti.

Daarul Jannah, Bogor, 3 Maret 2026 #14 Ramadhan 1447H #persiaVSyahudi #DukungIran

Leave a comment