Istano basa Pagaruyuang

Pulang dari walimahan keluarga pengantin pria di Turawan, Rambatan, ibuk2 minta sekalian jalan ke Pagaruyuang, sejak selesai di renov setelah terbakar beberapa waktu lalu, belum ada yang pernah ke sana lagi, kalau saya ini kunjungan ke-2 setelah 25 tahun, yap SD kelas 4 dulu pernah ke sana ..:) ini oleh-olehnya..

Sepahaman dalam langkah..

Adindaku Rido dan opet… Ijab qabul itu purna… Segala tanggung jawab mengikutnya… Segala hak wajib masing2 Tunaikan karnanya… Hidup tentu tak sama setelahnya… Ijab itu menyerahkan… Qabul itu menerima… Itu pula maknanya… Harus bagi adinda saling menyerahkan dan saling menerima… Setelah ijab qabul disahkan adanya..

60 tahun oma…

Kalau ada yang bertanya siapa wanita perkasa? Oma lah itu…bagaimana tidak? Dibolak balik kulit bumi tanpa keluh dan kesah demi makan cukup anak-anaknya… Dihadang perjalanan panjang naik bukit masuk jurang…demi masa depan anak-anaknya…. Kalau ada yang bertanya wanita mana yang setia? Oma lah itu…bagaimana tidak? 60 tahun kini, separuh itu hidupnya hanya untuk ananda tercinta,…

Dengan “naluri”

Laki-laki naluri dasarnya adalah penguasa, pemilik, dan suka penghambaan, sunnatullah itu melekat pada sifat dasar seorang laki-laki. Wanita, sifat dasarnya pengatur, ratu, penghamba, hati mendalam dan suka perhatian, sunnatullah itulah sifat dasar bawaan yang di berikan Allah pada makhluk halusnya ini.