Home > Manajemen Proyek > Mengelola proyek dengan kontrol biaya dan waktu (Actual Cost vs Actual time)

Mengelola proyek dengan kontrol biaya dan waktu (Actual Cost vs Actual time)

https://i2.wp.com/tigris.marin.ntnu.no/byggeteknikk/start/engineering/ProjectManagement/Planning/S_CurveIntro.jpgDalam pengelolaan proyek-proyek konstruksi kontrol yang dipakai umumnya adalah dua parameter yaitu biaya (cost) dan jadwal (time/schedule). Semua hal yang diperlukan dalam pelaksanaan proyek akan selalu mengerucut ke dua parameter tersebut, inilah yang nantinya bisa menggambarkan kondisi proyek yang sedang berlansung apakah berjalan sehat atau tidak.

Waktu dan biaya ini tidak akan selalu linear, akan ada kondisi (bahkan selalu ada) keduaparameter ini tidak singkron, apalagi untuk proyek-proyek crash program, untuk itulah diperlukan kontrol yang baik terhadap dua hal ini.

Visualisasi kontrol biaya yang umum digunakan adalah Kurva “S” yang terdiri dari items material atau pekerjaan dalam BQ yang sudah ditentukan bobotnya dan dibagi terhadap waktu. Sedangkan kontrol waktu biasa digunakan main schedule yang menampilkan urutan pekerjaan secara runut dan rinci dan pada umumnya bisa menggunakan sofware-sofware project management seperti Ms Project dan Primavera.

Pada prakteknya, proyek yang kontrolnya lebih menekankan ke biaya biasanya akan mendahulukan pekerjaan-pekerjaan yang nilai bobotnya besar, tetapi kadang kala pekerjaan atau material dengan bobot besar tersebut tidak sebanding dengan waktunya, bisa saja waktunya lebih singkat dari pekerjaan yang bobotnya lebih kecil, sehingga secara jadwal nilainya jadi sedikit, hal ini mengakibatkan biaya aktual (Actual cost) lebih tinggi dari Jadwal aktual (actual time). Kontrol dengan cara ini biasanya dilakukan oleh kontraktor dengan harapan tagihan progres bisa lebih besar.

Bagi pemilik proyek (Project Owner), waktu merupakan segala-galanya, sehingga pengelolaan berdasarkan waktu akan menjadi pilihan utama, tagihan progress juga mengacu pada progres waktu berdasarkan kemajuan progres fisik dilapangan.

Categories: Manajemen Proyek
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: