Tahun ini ke Kampung Oma

Menyebrang subuh

Lancar dari Bogor, 2.30 wib start, sahur di res area Km 68 tol merak, jam 5.50 wib sudah di kapal. Mulai 13 Maret kapal eksekutif di hapus, semua reguler lumayan penghemat. Terminal eksekutif pagi ini juga sudah ditutup, kapal reguler tanpa antri lansung naik kapal. Tapi seperti biasa kalau reguler didalam ada “harga”. Ruang Ac non ekonomi tambah 10 ribu per orang, kalau mau kamar 60 ribu per orang, ada pijit refleksi juga.

Tahun ini jatahnya kampung Oma, Batu Bajanjang, Tigo Lurah Kab. Solok. Panjang perjalanan, rencana istirahat di Palembang semalam, setelah itu dengar-dengar kabar jalur mana yang lancar, apakah Betung ke Jambi dan istirahat di Bungo,  lintas timur, yang sampai pagi ini masih dilaporkan stuck macetnya. Atau kalau jalur timur tersendat, ganti ke tengah lewat Pali-Lubuk Linggau nginap di Sarolangun. 3 hari perjalanan. Umur bertambah kemampuan nyetir sampai jam 9 malam saja. 😌

Tahun lalu 8 jam di kapal, tahun ini insya Allah lancar, tepat jam 6 KM. Munic Line Neomi berlayar menyeberang selat Sunda. Kalau lancar begini jembatan di selat Sunda jadi tidak terlalu bernilai tambah untuk interkoneksi Jawa dan Sumatera, mungkin juga karena belum puncak mudik, lebih awal 3 hari dari jadwal libur bersama.

Semoga lancar “pulang kampuang” tahun ini, sehat dan selamat pulang dan balik.

Selat Sunda, 14 Maret 2026 #23Ramadhan1447H #PulangKampuang.

Leave a comment