Home > Kata Hati & Jejak Langkah > Keinginan Versus Pemaksaan

Keinginan Versus Pemaksaan

Diposkan Thursday, April 12, 2007 di 6:00 PM

Salah seorang rekan kerja berucap, “karyawan seperti kita, kalo g’ berani memaksakan berutang, takkan memiliki apa-apa”, seorang bos juga berkata “kalo kekurangan materi untuk mendapatkan apa yang dimau, bukan berhemat yang harus dilakukan, tapi paksakan untuk menambah penghasilan”.
“Pemaksaan” kadang juga harus dilakukan, banyak pebisnis berkata, “memulai bisnis itu g perlu banyak perhitungan, yang penting, Mulailah.!!”, sekali lagi Pemaksaan disini perlu dilakukan.
Bagaimana dengan pendapat satu rekan kerja diatas??. ada benarnya tapi juga ada tidak benarnya, jika yang kita mau itu membantu perjalanan kehidupan, maka sah-sah saja pemaksaan itu dilakukan, tapi kalau sebaliknya, “misal agar tampil gaya dengan handphone baru, rela jatah makan 3 kali sehari di korting jadi 2 kali sehari”..pemaksaan yang keterlaluan namanya..
Pemaksaan, harus terencana dengan menghitung kemampuan diri..

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: