Home > Kata Hati & Jejak Langkah > Mudik Bengkulu 2018

Mudik Bengkulu 2018

Rute

Tulisan ini rekap dari beberapa ethape perjalanan mudik Lebaran tahun ini 2018. Ya, kami ber hari Raya di kab. Kepahiang, Prov. Bengkulu. Libur lumayan lama 2 minggu penuh.

Tanggal 8 Juni 2018 jam 21.00 kami start dari Bogor, macet sedikit di km 55 tol Merak karena ada truk mogok, selebihnya lancar. Kami melewati jalur Gunung sindur tembus ke BSD sehingga terbebas dari macet tol JoRR dan dalam kota. Cuma agak lama menunggu antrian naik kapal, antri mulai dari jam 1an dapat jatah masuk kapal jam 2.30an. Kapal dapat yang tua, akibatnya tidak bisa istirahat sama sekali.

Keluar kapal jam 4.30an, hampir semua kendaraan diarahkan melewati tol sumatera yang baru, termasuk google maps pun kampanye mengarahkan masuk tol dari Bakauheni keluar di Tebanggi mau masuk Kota Bumi. Masih gratis. Tetapi sekitar 8kman tol ditutup dan diarahkan kembali ke jalur arteri Lintas tengah sumatera. Kalau tol ini jadi akan memperpendek waktu tempuh sekitar 2-3 jam dari jalur normal kalianda, bandar lampung, tebanggi besar.

Jalur Lintas Tengah Sumatera tetap jadi pilihan untuk pulang dan balik tahun ini, kalau dua tahun sebelumnya kondisinya bagus untuk tahun ini jalan Nasional ini mulai keriting, bahkan mulai dari Tebanggi Besar sampai sepanjang Batu Raja – Muara Enim, perbaikan jalan belum selesai sampai arus balik kemaren. Masih banyak lobang-lobang yang sedianya untuk di tambal aspal tetapi masih belum dikerjakan, sangat berbahaya untuk kendaraan yang melewati.

Kami memang rencanakan perjalanan mudik akan dua ethape, Bogor-Muara Enim dan Muara Enim-Kepahiang, sudah book hotel jauh-jauh hari di Muara Enim, jika perjalanan normal direncanakan masuk muara enim jam 19an, punya banyak waktu untuk istirahat dan kuliner keliling kota.

Rupanya “malang tak dapat ditolak untung tak dapat diraih”. Diantara Batu Raja dan Tanjung Enim, Kendaraan kami menabrak “sesuatu” disaat kecepatan tinggi 80/90 km/jam. Kami tidak berani berhenti karena semua orang yang melewati jalur ini paham akan “situasi” daerah ini. 10 km dari tempat kejadian, alarm overheat mesin aktif, mau tidak mau berhenti dan cek. Bemper depan hancur, radiator bocor, kaki-kaki bagian kanan depan bergeser. Efeknya rupanya serius, pilihan hanya dua, derek atau tetap jalan dengan resiko mesin rusak. Lokasi sekitar 60 km menuju muara enim, menunggu derek akan sampai besok pagi, akhirnya saya putuskan jalan dengan sabar, setiap 5 km berhenti untuk siram air ke radiator, kecepatan maximal 20 km/jam. Akhirnya bisa check in di Grand Zuri Muara Enim jam 3 pagi, 10 June 2018.

Perbaikan darurat radiator di Muara Enim alhamdulillah bisa mengantarkan kami ke kepahiang hari itu juga walaupun setiap 30km stop untuk tambah air radiator. 😊

Kepahiang semakin berbenah, dulu disepanjang pasar masih banyak rumah-rumah model lama sekarang sudah banyak berganti ruko tiga tingkat, kota makin berkembang ke barat dan timur. Pemindahan rumah sakit membuka kota arah Bengkulu. Pemindahan kantor-kantor pemerintahan kab Kepahiang menjadikan arah Curup juga berkembang. Banyak komplek2 perumahan bermunculan.

Bulan2 ini harusnya kopi sudah panen, tapi info dari masyarakat dan pelaku pasar (yang jualan dipasar maksudnya 😊), tahun ini jadi yang paling prihatin. Kopi tidak panen, akibatnya semua daya beli turun, berimbas ke orang2 pasar juga.

Tentu kunjungan ke lokasi wisata jadi jadwal wajib. Pantai Zakat Bengkulu, pasirnya hampir sama dengan pasir pantai Kuta, pantai landai dan ombak tidak terlalu ganas, yang terpenting Basarnas dan Polair stand by di pantai ini sebagai save guard pengunjung, yang hampir 100% berkunjung dengan keluarga dan anak-anak.

Jalur Kepahiang-Bengkulu yang dua dua tahun lalu masih “bertukak” sana-sini, tahun ini mulus licin, efek mabuk Kepahyang bisa di minimalisir dengan kondisi jalan yang baik.

Lokasi lainnya adalah Pemandian Air Panas Suban, di Curup Rejang Lebong. Makin di kelola professional. Lahan parkir di perluas, jalur transpor diatur sehingga tidak macet parah. Kolam2 air panas diperbanyak, lokasi bersih dan nyaman untuk di kunjungi.

Tujuan wisata baru adalah wisata alam layaknya di Lembang Bandung. Lokasinya di sekitat Danau Kepala Curup, banyak taman bunga dan bisnis tanaman hias yang mulai beroperasi tahun ini. Kalau kita mengarah ke seberang danau, melewati pintu masuk di bagian atas, sebagian jalan sudah di cor tapi kebanyakan masih jalan tanah. Ada lokasi wisata kebun sayur petik sendiri, biaya masuk 10rb per orang sepuasnya petik tomat, buncis, kol, seledri dan sayuran segar lainnya. Didalam juga tersedia resto lesehan dengan menu yang murah meriah. Kalau diseriuskan bukan tidak mungkin bisa menyamai Lembang bandung.

Lebaran ini juga istimewa karena pas hari takbir berkumandang, Citra Kaca kembali berbahagia dengan lahirnya cucu ke-8 H. Zulkarnain dan Hj. Mismar. Sebagian hari-hari di dedikasikan untuk menunggu masa bahagia ini.

Waktu berjalan, masa liburan habis, jadwal balik pun datang. Dengan kondisi mobil yang tidak aman untuk dibawa kembali ke Bogor, kami putuskan claim asuransi dan perbaikan di Bengkulu, mau tak mau ditinggal dan ganti mobil sementara untuk balik ke Bogor.

Perjalanan balik lebih lancar, jalur masih tetap sama lintas tengah sumatera. Selancar2nya perjalanan masih ada drama juga. Salah jalur di area sebelum kota bumi, untuk balik arah buru2 belok masuk jalan tembus, taunya jembatan selokan ada lobang jadilah offroad sedikit 😊

Karna arus balik ada sopir dua, perjalanan jadi semakin enjoy. Tanpa ada masalah yang berarti naik kapal di Bakauheni jam 8an, tanggal 24 June 2018. Kapal bagus, baru dan kosong, hanya terisi setengah dari kapasitas, antrian merapat di Merak pun tidak begitu lamam turun dari kapal jam 10an, akhirnya alhamdulilah sampai dengan selamat di rumah pas masuk ashar.

Insya Allah tahun depan, jatah lebaran di kampung tercinta, pedalaman kabupaten solok.

Waktunya kembali ke kehidupan normal..

 

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: