2 tahun “bidadari” kecil kami

Alhamdulillah…. Makna ceritanya sudah sampai, walau yang dengar harus kerut kening dulu memahaminya, kecuali si Uni bisa lansung artikan makna cerocosan adek kecilnya ini, Yap….mulai kelihatan bawaannya sama saja dengan bidadari yang pertama… Bawel…;) Mengakui semua yang bisa diakui miliknya…” na adek neee” dengan kerlingan khasnya, ufff bikin selalu pengen cium dan peluk…

Syariat yang melindungi dan menyenangkan..

Ada 4 hal yang didalam syariat boleh tergesa-gesa dilakukan.. didalam adanya larangan untuk itu.. Salah satu diantaranya adalah menyegerakan pernikahan bila telah datang jodohnya..

Istano basa Pagaruyuang

Pulang dari walimahan keluarga pengantin pria di Turawan, Rambatan, ibuk2 minta sekalian jalan ke Pagaruyuang, sejak selesai di renov setelah terbakar beberapa waktu lalu, belum ada yang pernah ke sana lagi, kalau saya ini kunjungan ke-2 setelah 25 tahun, yap SD kelas 4 dulu pernah ke sana ..:) ini oleh-olehnya..

Sepahaman dalam langkah..

Adindaku Rido dan opet… Ijab qabul itu purna… Segala tanggung jawab mengikutnya… Segala hak wajib masing2 Tunaikan karnanya… Hidup tentu tak sama setelahnya… Ijab itu menyerahkan… Qabul itu menerima… Itu pula maknanya… Harus bagi adinda saling menyerahkan dan saling menerima… Setelah ijab qabul disahkan adanya..