
Pagi ini bacaan tafsir Ibn Katsir sampai pada Surat ke 23, Al-Mu’aminun, ayat ke 62.
وَلَا نُكَلِّفُ نَفْسًا اِلَّا وُسْعَهَاۖ وَلَدَيْنَا كِتٰبٌ يَّنْطِقُ بِالْحَقِّ وَهُمْ لَا يُظْلَمُوْنَ
“Dan Kami tidak membebani seseorang melainkan menurut kesanggupannya, dan pada Kami ada suatu catatan yang menuturkan dengan sebenarnya, dan mereka tidak dizalimi (dirugikan).”
Ustadz Hadi Hidayat dalam sebush video menjawab pertanyaan “kenapa banyak orang gila karena tidak mampu menanggung beban, padahal ayat ini mengatakan sebaliknya.”. Beliau menjelaskan dengan caranya yang detail tapi sampai pada ujung jawaban pertanyaan, bahwa maksud kesanggupan itu menurut Allah, kamu di kasih beban apapun itu, kebaikan maupun kesengsaraan, perlu di pahami bahwa Allah memilih kamu untuk mampu, kalau sudah menyadari itu maka datanglah kesabaran, “aku mampu menurut Allah”.
Taman Cimanggu, 28 April 2026 #MenurutKesanggupan.