13 Tahun, angka skip..

Wisuda S2 Univ Andalas 2007

13 ini adalah angka yang banyak di skip, misalnya di gedung dan lift, tidak ada lantai 13, dari 12 lansung ke 14. Kamar hotel juga begitu, kursi di pesawat nomor 13 juga tidak akan di temukan, kenapa? Banyak mitos antah berantah yang mendasari dan mempengaruhi sosiologi masyarakat barat yang menjadikan angka tersebut serem..

Dan hari ini 27 June 2021, angka 13 itu menjemput kembali kenangan 13 tahun yang lalu, saat ijab dan qabul anak gadis ke-2 dari ayahanda tercinta ke menantu yang meminta hanya berbekal niat tulus membina sorga dunia dan akhirat, bermodal 22.6 gram emas sebagai mahar dan sisa 500rb untuk memulai kehidupan baru bersama menjemput asa di ibu kota.

Mulai dari kontrakan kecil 3 x 6 m di Duren Sawit, Jakarta timur yang dapur dan ruang tidur jadi satu, ada ruang depan tapi hanya bisa untuk duduk, merupakan pengorbanan yang besar buat si dia. Ditambah tetangga yang hobinya mabuk dan KDRT menjadi “warna” tersendiri memulai mimpi.

Kasur tipis bawaan bujangan, tak ada lemari apalagi peralatan memasak. Alhamdulillah dapat kado kompor gas menjadi modal tambahan, tapi tabung gas tidak ada, saat itu lagi krisis gas. Dapat amplop dari rekan kantor jadi modal beli tabung gas 12 kg 900rb, paling tidak basis awal yang “esensi” dalam rumah tangga sudah ada, urusan dapur aman, tinggal urusan sumur, nabung buat beli mesin cuci.

Hidup berjalan dengan indah, si dia mulai mengajar di beberapa universitas di Jakarta dan Bogor, kesibukan sebagai dosen menjadikan gairah menata dan menatap masa depan makin bersemangat. Apalagi Alhamdulillah Allah lansung menganugerahkan calon “titipan”NYA, tanpa menunggu lama, arah hidup makin terlihat.

Saat itu pekerjaan saya lebih banyak di proyek, berkelana dari ujung ke ujung Indonesia, terpaksalah si dia sering ditinggal kadang 3 hari, seminggu, paling lama sebulan, sampai puncak bulan ke-7 si Uni dalam diri mamanya. Saya lagi di sebuah tambang batu bara di Melak, kalimantan timur, malam-malam dia telp sambil menangis ketakutan, “ada tuyul..” terisak dari dalam selimut. Sejak itu arah untuk mengatur hidup agar selalu bisa bersama mulai menguat.

Hari-hari berlalu indah, ada gelombang? Sudah pasti, namanya penyatuan dua jiwa yang walau akarnya sama tapi tempat tumbuh berbeda, pasti ada perbedaan. Kami tidak menganalogikan sebuah kapal akan hidup bersama ini, tapi selayaknya sebuah mobil yang sedang menempuh perjalanan jalur lintas sumatera, kadang dalam kecepatan 100 km/jam tiba-tiba harus mengerem mendadak karena ada lobang dijalan, atau tiba-tiba ada kambing menyebrang, tak selalu mulus.

Anak pertama lahir di Bengkulu, saya masih dalam perjalanan dari kalimantan ke Jakarta, si Uni yang comel menjadi semerbak kekuarga kecil ini, usia 2 bulan si Uni kami sudah pindah ke Bogor. Kota Dingin yang jadi impian hidup sejak awal menapak kaki di tanah jawa 2004 silam.

Di sinilah hidup makin merona, Adek, anak ke-2 kami, si Melodi, hadir di saat kehidupan tenang-tenangnya. Si bontot yang ditunggu-tunggu “monas”NYA akhirnya melengkapi ni’mat dan ujian Allah SWT itu, semua itu kami abadikan dalam frasa nama anak-anak kami, sebagai doa dan pengingat. Fathini’am, Feykania’m, Ziyadinniam.

Dan 13 tahun berlalu, si Uni barusan menyelesaikan pendidikan tingkat dasar, si Adek naik kelas empat, si abang bontot, masuk TK B lagi semangat-semangatnya latihan taekwondo. Si dia? Makin bersinar, tak ada yang berubah dari 13 tahun lalu, tetap bening dan menenangkan, saat ini lagi berjuang menyelesaikan pendidikan tingkat “atas”, walau disertasi sampai membuat vertigo kambuh, itulah perjuangan..

Hidup berjalan, kata orang time flies..berlalu tapi bermakna dan penuh hikmah, akankah 14 ,15, 20, 40 tahun lagi? Dia lah, hanya Yang Maha Memiliki memiliki ketetapan itu, yang jelas perjuangan umur 40 tahun akan bermula..

Semoga Allah SWT selalu merahmati dan menguji sesuai kemampuan ummatnya sampai kelak buku yang sudah di tulis di lauhulmahfudz di tutup. Hidup sorga di dunia dan berakhir husnul khotimah..

27 Juni 2008 ~ 27 Juni 2021.

DojoTaekwondoRusaYasmin, Bogor, 27 Juni 2021

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s