Lama di Perina, 11 tahun makin “rame”

11 tahun melodi yanda…

Si Melodi yang suka berdrama, dia spesial, sebagaimana uni dan adeknya dengan spesialnya masing-masing. Lahir di Bogor 11 tahun lalu, dengan birrilubin sedikit diatas ambang, kuningnya kentara. Dia harus tinggal di kotak biru 3 hari sementara mamanya sudah pulang duluan, makanya rindu mamanya ke dia agak lain. Yandanya jadi “transporter” ASI tak siang tak malam, bahkan dini hari perawatnya telpon “ayah, adek Fey nya nangis lapar, ASInya habis”, berangkat ! πŸ™‚. Ya si dia, U Tita, panggilan sayang adek lakinya, Fey! (Pakai tanda seru) kalau uninya kesel.

Kalau “rame”nya sudah terlihat dari masa tumbuh kembangnya, “cerewet” 15.000 kata harus keluar agar dia tidak berdrama, ini mah turunan mama sama maminya 😌. Suka berimajinasi, bahkan dari pra sekolah belum bisa baca, sudah suka bercerita. Sampai sekarang logika dan berfikir kritisnya lebih mengemuka dari uni dan adeknya, tapi ya itu, dramanya juga lebih lain, mellow, ya kayak bundanya la πŸ˜€.

Bercita-cita jadi guru dan dokter, “sekarang adek gabung yanda, cita-citanya jadi gurunya dokter”, adek, dia panggil dirinya. “Yanda, adek kalau ada kursus matematika saja ya, tidak usah bahasa inggris, adek suka”, ya dia lebih terlihat berminat pada eksakta, beda dengan uninya yang lebih ke sosial. Mungkin juga lingkungan sekolah juga berpengaruh besar terhadap minatnya itu. Dia tumbuh dengan support seperti apa yang di minati.

Satu yang bikin yanda dan mama geleng-geleng, keras hati kalau berkehendak, ditanya tiap sebentar sampai bosan, sampai nangis bombai di tengah mall, protes sambil mewek nyerocos bawa-bawa adeknya, gak dapat juga?, tidur, tak mau di pegang, berdrama seperti anak tak di sayang, ya sudah luluh lah yanda mamanya.

Teman bermain, guru bahkan lawan tanding bagi adek lakinya. Sama uninya udah agak beda frekuensi, si uni udah gadis, teratur, bersih, rapi, bertolak belakang sama dia yang masih sekendak hati saja, yang membuat mereka kompak, ya jalan-jalan, main game online dan berdua bully adek lakinya sampai nangis. Beda dengan adek lakinya, masih bisa di ajak melukis, mewarnai, main raket, main tebak kata bahkan sampai mandi bareng juga masih.

Pagi-pagi, bangun masih harus di gendong dulu, untuk wuduk antar ke kamar mandi. Antar sekolah, peluknya juga harus dua kali, sebelum foto dan sesudah foto. Apalagi kalau sudah ada maunya, baik sebaik baiknya. Dia punya brand “Fey Beauty”, pijit kaki, yanda mama dan adek lakinya kerap jadi pelanggan. Ya, itu juga jadi senjata dia kalau ada maunya πŸ™‚.

Tumbuhlah terus dek, jadi apapun yang adek mau, dokter, guru dokter, silahkan, doakan saja yanda mama bisa fasilitasi sampai kelak adek mencapai itu semua. Bercita-citalah dan yakinlah, karena Allah itu menurut prasangka hambanya, cuma tentu penting di ingat, Allah punya aturan baku buat hambanya, ikut aturan itu menjadi tanda kita itu tunduk, kita hambanya, insya Allah prasangka kita akan seiras dengan ketetapanNYA.

Sholat, menjaga aurat, menjaga adab, jaga rasa sayang ke yanda, mama, uni, bang ziyad, mami, bunda, abah, ummik dan semua keluarga, itu juga tanda kita tunduk padaNYA. Semakin tinggi kita berharap, bercita-cita, juga harus semakin rendah kening kita di sajadah tempat sujud. Semakin panjang dan jauh kita pergi berusaha, juga harus semakin dekat dengan yanda dan mama, karena ridho kedua orang tua adalah jalan lurus kita agar prasangka kita dan Allah itu sama, yanda sudah membuktikan itu semua dek.

Penuh kiasan tulisan yanda ya? Gak papa, semakin adek tumbuh besar, insya Allah semakin akan mengerti…πŸ™‚

Selamat bertambah umur melodi… πŸ₯°

Bogor, 9 Desember 2022 #MelodiMilad

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s