Mama dan nak bujang Part-41: kelas “unggulan”

Kelas 3, bermimpi menggapai awan..

Kelas dua SMP saya masuk kelas 2B yang berisi para juara di semua kelas satu, dari A-I. Sebelumnya saya sudah cerita siapa saja yang ada kelas ini, jempolan kota Solok. Saya agak banyak kehilangan memori di kelas dua SMP ini, dibandingkan kelas satu dan kelas 3, mungkin ini salah satu efek buruk dari pemaksaan penyamarataan IQ, saya mungkin salah satu siswa yang terdampak karena sibuk dan fokusnya melihat raihan teman sebagai tolak ukur bagi kemampuan kita, dan itu tidak baik.

Kelas kami terpisah dengan bangunan utama SMP 1, kelas baru di seberang SD 1, arah ke Polres. Kelas bekas lab biologi yang masih penuh oleh alat peraga,ada contoh rangka manusia, susunan tubuh, isi perut, bahkan ada juga organ perkembang biakan yang kalau teman-teman cewek lihat sering risih sendiri 🙂. Dulu sebelum di pakai untuk belajar, kami pakai tempat latihan Pramuka.

Dengan lokasi kelas yang terpisah, praktis pergaulan keseharian juga agak terpisah dengan kelas lainnya. Buat saya pramuka menjadi wadah utama untuk bergaul dari segala kelas. Untungnya juga beberapa kegiatan ekstra kurikuler yang berupa lomba-lomba, kelas kami mendapat porsi agak diutamakan, sehingga pergaulan agak luas juga didapat dari sana. Ada kegiatan karawitan, yang pelatihnya kakak-kakak praktek dari ASKI Padang Panjang, ada lomba senam SKJ 90, ada lomba kaligrafi dan MTQ yang saya masuk sebagai salah satu utusan.

Bagi teman-teman yang lain, ada lomba puisi, satu teman Saya Mido, selalu menjadi “penguasa” puisi kota solok bahkan tingkat sumbar. Ada juga yang aktif di olah raga, saya ingat teman yang semua olah raga dia berbakat terutama basket, sudah almarhum sekarang. Ada juga lomba cerdas cermat, ini lomba untuk yang benar-benar para IQ diatas rata-rata, harus hafal nama sekjend PBB, nama menteri, matematika, fisika, dll. Saat ini mungkin digantikan dengan olimpiade-olimpiade.

Saya masih sangat pemalu waktu itu, tapi karena sudah kelas dua, mau tidak mau sudah punya adik juga di pramuka, harus tampil kedepan sebagai kakak pelatih, apalagi ada adik pramuka yang menjadi “penyemangat” buat semua kakak-kakaknya waktu itu, tentu juga saya 😁. Di kelas dua masih banyak teman-teman sekelas yang aktif di pramuka, sampai kelak di kelas 3 tinggal dua orang saya dan satu lagi lupa.

Kelas dua SMP karna ikut-ikut kawan, saya juga mulai ikut kursus bahasa inggris di pandan ujung, kalau tidak salah hanya satu sesi setelah itu berhenti karena tidak optimal dan juga kesulitan biaya. Teman itu terasa sekali pengaruhnya, berteman dengan penguasa terminal, gratis masuk bioskop, berteman dengan yang pintar cas cis cus was wes wos bahasa asing, ingin pula, betul itu analogi berteman dengan pembuat parfum terbawa wangi, berteman dengan pandai besi akan terbawa beraroma arang.

Sampai akhir semester 2 dan naik ke kelas 3, aktivitas masih rutin, belajar, bermain ke rumah Hendri Umar, latihan pramuka setiap minggu, latihan kungfu setiap rabu di masjid agung dan sekali sebulan latihan gabungan di kodim, sekali-kali mandi dan gowes ke singkarak, bahkan kawan-kawan mulai pubertas, saya masih belum, terlambat.

Naik ke kelas tiga dapat 3A, sudah tidak ada kelas-kelas unggul lagi, tapi masih sekelas dengan sepuluh besar kelas 2B, ya atmosfirmya jadi sama, tapi karena ada juga yang sepantaran, mulai bersemangat lagi untuk lebih baik, minimal lulus dengan NIM yang sama pada saat lulus SD. Di kelas 3 ini saya sudah bilang ke mama bahwa tidak akan masuk SMA, mau masuk STM, “ya yang abang suka saja la, yang penting sekolah setinggi mungkin, bercita-citalah lebih tinggi dari awan, mama selalu dukung”.

Kelas 3A pas disamping ruang kepala sekolah, di depan. Mulai masuk kelas sebangku dengan yang senama, Syofyan Antoni, panggilan pun Anton.

Citilink QC984, CGK-PLM, 12 Des 2022 #kelas3A

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s