Hampir satu dasawarsa perjalanan ini…

ini tentang perjalanan kami berdua.. hampir satu dasawarsa.. Saya tidak mau lagi merumpamakan kebersamaan karna Illah ini bagai sebuah kapal, karna kalau di kapal mabuk, disebabkan gelombang dilautan maka tiada tempat untuk menepi dulu.. ☺, padahal mual dan mabuk adalah bunga dan tanda bahwa kebersamaan ini dalam perjalanan… Dalam suasana mudik, cocoklah analogi perjalanan ini…

Bertambah dalam duka..

Benar-benar lupa, terfokus pada menyelesaikan semua urusan mendiang mama dan persiapan hari bahagia maminya anak-anak. Hari ini 28 Januari, tahun berulang untuk muhasabah diri bagi sang tercinta, tahun ini sungguh luar biasa, berulang dalam suasana duka dan juga bahagia yang di mix jadi satu. “Kesedihan dan kebahagiaan satu tikar”..kata orang tua-tua kampung..

Sewindu sudah..

27 Juni 2008 – 27 Juni 2016= -8 tahun… Minus 8 tahun, artinya sudah berkurang 8 tahun dari entah berapa tahun lagi Allah Yang Maha Mengatur untuk tetap mempersatukan 2 insan ini di JalanNYA…. Kenapa dihitung minus?…waktu yang dinikmati bersama semakin berkurang, baik dalam arti sesungguhnya..ataupun dalam kiasan ke masa-masa yang akan datang.. Sewindu kalau…

Bilangan seiring kematangan…

  Pohon kurma dijadikan contoh pohon terbaik yang menggambarkan bagaimana manusia oleh Rasulullah, salah satu kelebihan pohon kurma, semakin bilangan tahun bertambah buah kurma yang dihasilkan juga semakin baik, dikiaskan ke manusia, hendaknya semakin usia bertambah kematangan segala hal juga seiring dengan itu.

Rumahku Istana….

Dalam tekanan pekerjaan yang saat ini sudah tidak ada hari senin hari minggu, yang satu ini tidak terlupakan… 🙂 Ingat satu keinginan dan komitmen dulu sebelum kehidupan normal berpasangan di anugerahkan Allah SWT, istana adalah lingkup  sang ratu, kerajaan tetap dibawah kuasa Sang Raja diraja. Rumah adalah wilayah sang wanita yang ditakdirkan menjadi partner sang lelaki untuk…