Mama dan nak bujang Part-47: bukber 3A

Foto diatas adalah momen buka bersama bulan Ramadahan 1996. Kelas 3A SMP 1 Solok. Bulan-bulan menjelang ujian akhir sekolah, EBTANAS.Tidak semua nama teman-teman masih ingat, terutama teman cewek, karena memang pemalu dan gemeteran kalau dekat teman cewek, jadinya tidak banyak yang kenal. 🙂.

Mama dan nak bujang Part-46: berpuisi

Preman.. Bukan pre makan tapi suka makan teman. Preman.. Bukan pula pre bebas man lelaki, tapi suka bikin rakyat kecil keki Preman.. Jangan di dor seperti jaman petrus orde baru, tapi jadikanlah kawan baru. Ya, itu sebagian bait puisi yang teringat, tugas bahasa indonesia kelas 3A SMP, mengarang puisi ceritanya. Karena menarik, teman-teman minta untuk…

Mama dan nak bujang Part-45: dua beradik di kota Solok

Kota ini di persimpangan. Dari Jakarta untuk masuk ke Sumbar, melewati Solok terlebih dahulu. Dari Solok bisa ke Padang dan pantai barat sumatera sampai ke Lampung. Atau kearah utara, solok ke bukittinggi, payakumbuh tembus ke Pekan baru. Atau arah Bukittingi kemudian ke pasaman untuk terus ke Medan. Jadi kotanya tidak pernah tidur. Kotanya tidak besar,…

Mama dan nak bujang Part-44: sahabat pena

Di kelas 3 SMP, ada pelajaran bahasa, baik bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris yang mewajibkan punya sahabat pena. Kurikulum ini sangat bagus menurut saya, tidak semua siswa bisa menulis memang, tapi bagi yang punya bakat, program ini bisa menjadi trigger. Awal mula saya suka menulis mungkin dipelajaran ini, saya punya beberapa sahabat pena yang rutin…

Mama dan nak bujang Part-43: puber

Cerita kali ini agak bagaimana gitu, untuk di ceritakan. 🙂. Malu.. Saya melihat teman-teman bahkan dari kelas satu sudah ada yang pubertas, baligh bahasa agamanya. Teman-teman perempuan lebih mudah dikenali dengan di tandai, tidak ikut shalat dhuha bersama pak Syafi’i, “lagi tidak shalat”, alasannya. Sedangkan teman laki-laki agak sulit dilihat kasat mata, kecuali bercerita. Tapi…